Senin, 07 Januari 2013

Penyusunan Proposal

Bismillahirrahmanirrahim,

Kali ini saya akan menjelaskan tentang Penyusunan Proposal  :

Proposal pada dasarnya bermacam-macam, apakah anda bermaksud membuat proposal kerja, proposal karya ilmiah, atau proposal kegiatan. Pada intinya proposal merupakan sebuah ringkasan atau acuan awal bagi kita untuk mendeskripsikan secara singkat namun menyeluruh mengenai apa yang kita maksudkan atau kita kerjakan.
 
Meskipun berbeda-beda pola tergantung jenis proposal apa yang kita buat, namun pada dasarnya proposal mengandung setidaknya beberapa kesamaan, yaitu adanya latar belakang atau pendahuluan, permasalahan, metodologi, tujuan, dan manfaat.


Khusus proposal mengenai karya ilmiah diperlukan tinjauan teoritis dan metodologi penelitian dalam kerangka ilmiah yang ketat. Namun perbedaan susunan proposal bukanlah hal yang penting, yang perlu anda pahami adalah apa yang harus anda tuliskan pada susunan proposal tersebut. Seringkali kita tidak secara tepat menuliskan bagian-bagian proposal sesuai dengan susunannnya sehingga proposal kita pun menjadi tidak berkualitas dan tidak sistematis.

Bagian latar belakang atau pendahuluan merupakan bagian yang menjadi alasan atau ketertarikan awal anda terhadap suatu fenomena, dan apa relevansi fenomena tersebut dengan kajian anda sehingga pembaca atau khalayak merasa perlu mengetahui isi proposal anda. Kemudian buatlah permasalahan yang sistematis dan runtut, permasalahan adalah kunci bagi analisa anda. Bila permasalahan yang anda kembangkan bagus, maka proposal anda akan semakin bernilai. Ketidaktepatan mendefinisikan permasalahan justru membuat proposal anda tidak seperti yang anda maksudkan pada awalnya.



Setelah permasalahan, dalam karya ilmiah diperlukan sebuah tinjauan teoritis untuk menjadi pisau analisa permasalahan dan sekaligus menjadi dasar ilmiah yang memberikan tolak ukur atau parameter tertentu mengenai kajian anda. Dalam proposal biasa, tinjauan teori tidak diperlukan. Metodologi merupakan metode kerja yang sifatnya aplikatif untuk menerjemahkan permasalahan anda secara praktis. Maksudnya adalah metode menjadi kerangka kerja mengenai bagaimana permasalahan itu dianalisa dan diterapkan dalam kajian anda. Metodologi memberikan ruang lingkup mengenai bagaimana permasalahan anda diuji dan diterapkan dengan realitas atau kondisi di lapangan.
Tujuan menjelaskan untuk apa proposal tersebut dibuat, maksudnya cakupan apa saja yang hendak diperoleh dengan pembuatan proposal tersebut. Manfaat berkaitan dengan apa yang diharapkan dengan hasil-hasil dari proposal tersebut terutama apakah tujuannya tercapai. Manfaat menjadi tolak ukur mengenai daya guna dari proposal anda, semakin bermanfaat tentunya semakin baik.

Langkah - Langkah Penyusunan Proposal :
1.Pendahuluan
a.Berisi tentang hal¬hal dan kondisi umum yang melatarbelakangi
dilaksanakan kegiatan tersebut.
b.Hubungan kegiatan tersebut dalam kehidupan sehari-hari(nyata)
c.Point¬point pembahasan pada pendahuluan ini, mengacu pada komponen
S-W-O-T yang telah dibahas sebelumnya.

2.Dasar Pemikiran

a.Berisi tentang dasar yang digunakan dalam pelaksanaan, misalnya: Tri
Darma Perguruan Tinggi, program kerja pengurus dan lain-lain
b.Jika kegiatan tersebut bukan dari organisasi, maka didasarkan secara
umum, misalnya : Peraturan Pemerintah No sekian

3.Tujuan
a.Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan tersebut ( umum dan khusus)
b.Tentukan juga keluaran ( output ) yang dikehendaki seperti apa
Contoh :
Memperoleh kader-kader KMHDI
Memberi pengetahuan manajerial dan leadership bagi calon anggota
KMHDI

4.Tema
Tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut

5.Jenis Kegiatan

a.Diperlukan untuk menjelaskan rangkaian kegiatan yang akan
dilaksanakan jika kegiatannya lebih dari satu,
b.Menjelaskan bentuk dari kegiatan tersebut. Misal: berupa Seminar,
Pelatihan, penyampain materi secara lisan, Tanya jawab dan simulasi dll.

6.Target

Berisi uraian yang lebih terperinci dari Tujuan (Point 3) terutama mengenai ukuran¬ukuran yang digunakan sebagai penilaian tercapai atau tidaknya tujuan.

Contoh :
Target acara ini adalah untuk mencetak minimal 25 orang pelatih KMHDI yang masing¬masing diantaranya, memiliki kemampuan yang sesuai dengan standar yang Buku Pedoman Kaderisasi Jilid I KMHDI, dan setiap pelatih tersebut memiliki nilai rata¬rata diatas 7 (dengan range 10) dalam setiap materi pelatihan.

7.Sasaran/Peserta

Menjelaskan tentang objek atau siapa yang akan mengikuti kegiatan
tersebut ( atau lebih kenal dengan peserta)

8.Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Tentukan dimana, hari, tanggal, bulan, tahun serta pukul berapa akan
dilaksanakan kegiatan tersebut.

9.Anggaran Dana

Dalam anggaran disini, hanya disebutkan jumlah total pemasukan dan pengeluaran yang diperkirakan oleh panitia, sedangkan rinciannya dibuat dalam lampiran tersendiri

10.Susunan Panitia
Dalam halaman atau bagaian susuna panitia, biasanya hanya ditulis posisi yang penting- penting saja, seperti Pelindung Kegiatan, Ketua panitia, Streering Commite dll, sedangkan kepanitian lengkap dicantumkan dalam lampiran.

11.Jadwal Kegiatan

a.Dibuat sesuai dengan perencanaan dalam kalender Kegiatan yang telah
disusun sebelumnya
b.Atau bisa juga ditulis terlampir, jika jadwalnya banyak.

12.Penutup

a.Berisi tentang harapan yang ingin dicapai dan mohon dukungan bagi
semua pihak.
b.Ditutup dengan lembar pengesahan proposal
c.Terakhir, diikuti dengan lampiran

Perhatian khusus terhadap masalah penganggaran pada proposal :

1.Penganggaran
Anggaran adalah rencana pemasukan & pengeluaran keuangan
yang dibuat untuk kegiatan tertentu

2.Proses penyusunan anggaran
a.Sesuai dengan rencana kegiatan
b.Sesuai dengan sumber pendapatan
c.Meliputi tertib aturan yang berkaitan dengan keluar dan masuknya
keuangan kegiatan.

3.Mengontrol anggaran
a.Pengeluaran sesuai dengan rencana
b.Sekecil apapun pengeluaran dan pemasukan dicatat
c.Dapat dipertanggungjawabkan sesuai aturan

4.Pencarian dana
a.Sponsorship
Proposal : usul, rencana, penawaran dengan pihak lain

b.Sumber Dana
1.Donatur
2.Iuaran anggota / kas organisasi
3.Kontribusi peserta yang ikut kegiatan
4.Wira usaha

Pembuatan proposal merupakan proses akhir dari analisa manajemen organsasi. Proposal
merupakan suatu bentuk dokumentasi ringkas dari analisa manajemen organisasi yang telah dilaksanakan sebelumnya, dan disajikan dalam bentuk yang terstruktur, singkat dan jelas seperti yang telah disampaikan diatas. Sehingga item-item yang terdapat pada
proposal dibuat berdasarkan/mengacu pada hasil dari analisa manajemen organisasi. 


Sumber :
http://litstarss.blogspot.com/2010/05/langkah-langkah-membuat-proposal.html
http://id.shvoong.com/how-to/writing/2179216-cara-membuat-proposal/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar